16 Apr 2014

Stetoskop dari Barang Bekas - FKG UNEJ






UNEJ Kreatif - Kumpulan Mahasiswa Kreatif Universitas Jember

Wow, barang bekas disulap jadi Stetoskop??
Tiga mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jember berhasil menciptakan gagasan baru dalam dunia kesehatan yaitu membuat stetoskop dari barang bekas. Bahkan Stetoskop yang mereka ciptakan fungsinya hampir melebihi dari stetoskop biasa. Barang bekas yang mereka pakai adalah saliva ejector. Mereka yang berkecimpung di bidang Kedokteran Gigi pasti tidak asing dengan alat yang bernama saliva ejector. Saliva Ejector adalah Alat yang berguna untuk menyerap ludah seseorang saat diperiksa giginya. Setelah alat ini di gunakan, kebanyakan orang langsung membuangnya. Tapi tidak untuk Mellyna Trismi Utami, SKG, Ali Taqwim, SKG dan Putri Kharisma Dewi. Mereka menggunakan ujung saliva ejector yang telah dibuang sebagai bahan untuk membuat stetoskop.

Gagasan mereka tentang stetoskop dari barang bekas berhasil menjuarai dua kategori Poster Competition dalam kegiatan “Dentistry Scientific Meeting (DSM) V” yang digelar oleh Universitas Indonesia pada 21-25 Juli lalu. Poster mereka yang berjudul “Kajian Efektivitas Penggunaan Stetoskop Modifikasi Pada Deteksi Kelainan Sendi Temporomandibula” dinilai dewan juri memiliki keunggulan mudah diaplikasikan dan memiliki ide bernilai kreatifitas yang tinggi.

Selama ini kebanyakan para mahasiswa FKG UNEJ biasa mendeteksi Kelainan Sendi Temporomandibula dengan stetoskop biasa dan mereka mngeluhkan bahwa dengan stetoskop biasa hasilnya kurang maksimal karena suaranya terdengar lemah, setelah diganti dengan ujung saliva ejector yang sudah tidak terpakai maka suara yang terdengar makin baik
'' Note : Sendi Temporomandibula adalah sendi yang menghubungkan rahang atas dan bawah manusia"
 ide awal memakai ujung saliva ejector bekas pada stetoskop untuk pemeriksaan pasien kelainan sendi Temporomandibula muncul saat mereka bertiga mengetahui jika bahan pembuat ujung saliva ejector sama dengan bahan ujung stetoskop, yakni dibuat dari softpolimer. Lalu terlintas di benak kami mengapa tidak dicoba saja untuk mengganti bagian chestpiece di ujung stetoskop untuk memeriksa pasien kelainan sendi Temporomandibula. Dari hasil penelitian mereka selama kurang lebih satu bulan, didapatkan hasil pemakaian ujung saliva ejector bekas di stetoskop pada saat pemerikasaan pasien kelainan sendi Temporomandibula, memberikan kualitas suara yang lebih baik.

Temuan Ali Taqwim dan kawan-kawan ini berhasil menarik keingintahuan peserta dan hadirin di ajang DSM V. Saat pameran poster berlangsung, banyak dosen dan mahasiswa FKG serta para dokter gigi yang tertarik dengan penemuan mereka bertiga. Rata-rata mereka kagum dan heran jika ternyata saliva ejector yang selama ini habis dipakai terus dibuang menjadi barang berharga di tangan tiga mahasiswa FKG Universitas Jember. “Apalagi pengaplikasiannya pun sangat mudah, setiap dokter gigi atau perawat gigi pasti bisa.

Wah.. Mahasiswa UNEJ memang kreatif yah, banyak banget karya-karya inovatifnya.

“GO BLogger Indonesia, MajuTerus Mahasiswa Universitas Jember. Tunjukan terus kretivitasmu “

0 komentar:

Post a Comment